Jumat, 20 Juli 2012

TOP MODAL SUKSES

Banyak kiat yang disampaikan berbagai pakar tentang kesuksesan. Meskipun definisi sukses sendiri sangatlah sumir dan setiap orang bisa mendefinisikan secara berbeda tentang makna sukses. Belum lagi jika hal tersebut dikaitkan dengan dimensi waktu, sukses jangka pendek tidak selalu linier dengan sukses jangka panjang, bahkan terkadang untuk mencapai sukses jangka panjang kita harus mengorbankan sesuatu dalam jangka pendek atau gagal dalam jangka pendek.
Namun secara umum modal sebuah kesuksesan sangat dikaitkan dengan kualitas personal seseorang. Kualitas personal ini terutama berkaitan dengan bagaimana seseorang merespon dinamika kehidupannya seperti saat menghadapi permasalahan, tantangan maupun kegagalan. Orang-orang sukses umumnya memiliki kendali yang kuat terhadap lingkungannya bukan malah dikendalikan, mampu berperan positif dilingkungan dan memberikan teladan dalam banyak hal.
Seorang yang sukses umumnya memiliki kecerdasan minimal rata-rata. Tidak harus menjadi jenius untuk sukses, namun jangan terlalu dungu pula. Selain itu orang sukses biasanya memiliki kendali emosi yang baik. Dalam kasus tertentu memang ditemukan beberapa pemimpin kharismatik memiliki emosi yang meledak-ledak dan dianggap sebagai pemimpin sukses. Namun emosi yang meledak-ledak ini lebih kearah energi untuk membangkitkan semangat pengikut dan konstituennya.
Selain itu seorang sukses secara umum memiliki kemampuan sosialibilitas yang baik. Namun untuk kasus tertentu ditemukan pula mereka yang introvert dan penyendiri yang dianggap sukses. Umumnya hal ini muncul dari kalangan ilmuwan, para penemu dan bidang-bidang yang terkait dengan penelitian. Biasanya mereka terbiasa hidup menyendiri dan fokus untuk meneliti sesuatu hal.
Berikutnya orang-orang sukses biasanya memiliki sikap kerja yang baik. Bekerja dengan perencanaan dan visi yang jauh kedepan, mampu mengelola energi dan kapasitas mentalnya, memiliki dayang juang yang besar dan selalu termotivasi mengerjakan hal-hal yang menjadi tanggung jawabnya secara baik dan sempurna.
Deskripsi diatas menggambarkan sekilas tentang ciri-ciri orang yang sukses. Ciri-ciri diatas lebih menggambarkan pada aspek perilakunya. Namun, disamping faktor intelektual, emosional, sosiabilitas dan sikap kerja, maka diperlukan suatu kondisi awal yang sesuai untuk membangun berbagai perilaku sukses tersebut. Kondisi awal ini merupakan dasar bagaimana seseorang membangun persepsi dan sikapnya. Atas persepsi dan sikap yang benar inilah akan muncul perilaku yang relevan untuk membangun kesuksesan.
Persepsi dan sikap awal ini disingkat dengan TOP, yaitu Trust-Optimist-Positive. Untuk membangun suatu perilaku yang mampu menghantarkan seseorang meraih kesuksesan diperlukan persepsi dan sikap TOP ini.
Trust akan menumbuhkan sikap saling menghargai dan dengan sikap saling menghargai akan muncul situasi kondusif untuk membangun sinergi antar berbagai pihak. Karena kesuksesan sangat memerlukan dukungan berbagai pihak, dengan bersikap Trust maka modal untuk meraih dukungan tersebut akan diperoleh.
Optimis akan membuat seseorang selalu bergairah dan bersemangat. Orang-orang optimis selalu melihat peluang dibalik berbagai hal. Dengan sikap optimis orang-orang akan mampu menghasilkan solusi dibandingkan dengan terpaku pada masalah. Sikap optimis mampu mengeluarkan semua potensi seseorang untuk melakukan hal-hal terbaik yang ia miliki. Orang optimis tidak pernah bertindak ragu-ragu, yakin dengan pilihan dan putusannya serta berusaha maksimal untuk meraih keberhasilan.
Positif akan mampu membangun sikap mental yang sehat. Sikap mental yang sehat diperlukan agar semua energi dan potensi kita muncul secara optimal. Bersikap positif membuat kita lebih dapat menikmati situasi dengan gembira. Kegembiraan akan berdampak baik saat kita berelasi dilingkungan sosial. Kegembiraan membuat semua potensi kita dapat muncul. Dengan sikap positif lingkungan pun nyaman dengan keberadaan kita dan dengan kondisi ini tentu lingkungan pun akan memberikan dukungan yang kita perlukan untuk meraih kesuksesan.
Jadi …… ingin sukses? Bangunlah sikap TOP, Trust-Optimist-Positive!   

Tidak ada komentar: