Selasa, 08 Juli 2008

ANGGOTA PARLEMEN & PEJABAT BANK SENTRAL


Disebuah negeri antah berantah, waktu menunjukkan pukul 22.17, seorang pria gagah dengan semiran rambut rapi, memakai jas versace, diiringi hentakan kaki yang berbalut sepatu bally keluar dari mobil BMW seri terbaru. Setelah melihat kiri dan kanan, sang pria memandang kedepan ke lobby hotel termewah dinegara antah berantah. Dengan langkah pasti ia mulai menapaki tangga.

Memasuki lobby, sang Duty Manager telah hafal benar dengan pria berkedudukan tinggi di lembaga yang terhormat, ia adalah anggota parlemen yang mulia. Ia mewakili sejumlah rakyat untuk memperjuangkan kepentingan mereka. Ia adalah corong untuk menyampaikan aspirasi rakyat. Tidak berlebihan kiranya si Duty Manager terbungkuk-bungkuk layaknya bell boy mempersilahkan sang tuan terhormat memasuki hotel.

Seperti biasa langkah pria gagah tersebut dengan pasti menuju café disisi pojok hotel. Duty Manager pun yakin bahwa pria tersebut akan berkumpul bersama koleganya wakil rakyat. Tentu membicarakan sesuatu yang penting, menyangkut kesejahteraan rakyat dan bangsanya. Duty Manager mengagumi jam kerja para wakil rakyat tersebut. Dari pagi hingga petang sampai dengan malam bahkan kadang menjelang subuh barulah mereka beranjak dari café tersebut. Luar biasa gumam Duty Manager … yah mereka memiliki stamina yang luar biasa demi membicarakan masalah rakyat, wajar mereka mendapat gaji tinggi, rumah tinggal, sarana telekomunikasi dan transportasi, serta berbagai fasilitas mewah lainnya.

Sang pria gagah memasuki café dan memilih tempat duduk yang agak berbeda dengan biasanya. Jika sebelumnya memilih duduk disisi utara, saat ini sang pria memilih duduk agak kebelakang mendekati jalur menuju toilet. Seorang waiters yang sangat hafal dengan status pria tersebut agak sedikit kaget karena ia memilih tempat yang berbeda dan rasanya kurang pantas seorang anggota parlemen yang mulia lagi terhormat duduk dijalur menuju toilet. “Ah peduli amat” pikir waiters “emangnya gua pikran, terserah deh mau duduk dimana aja, yang penting gua dapat tips gede” khayal waiters sambil menaikkan sedikit roknya dan menurunkan belahan dadanya. Ia tersenyum ramah ke anggota dewan sang pria parlemen.

“Kok sendirian Pak, Bapak-Bapak yang lain kemana?” sapa waiters.
“Oh ya, sebentar lagi rekan saya menyusul, order seperti biasa ya!”
“Baik Pak” waiters bergegas mempersiapkan pesanan sang pria parlemen.

Sejurus kemudian pria parlemen mengeluarkan cerutu kuba yang harganya mencukupi biaya hidup sebulan keluarga miskin. Ritual pertama dengan mencium cerutu tersebut, kemudian mengelusnya sejenak dan menempelkannya dibibir. Api mulai memantik ujung cerutu mewah tersebut. Hirupan dinikmati dengan amat sangat. Sekilas ia mulai melihat kearah jam dan kemudian memalingkan wajahnya kearah pintu masuk.

Ia teringat janji dengan seorang pejabat bank sentral antah berantah. Beberapa urusan berkaitan dengan bank sentral tersebut telah dimediasi dengan baik. Pertemuan-pertemuan dikomisi parlemen telah berlangsung sesuai dengan skenario. Adakah pejabat bank tersebut memenuhi janjinya? Atau ia akan mengirim utusan. Sebenarnya ia agak enggan untuk menemui pejabat bank tersebut. Ia telah menyiapkan orang lain untuk mewakili dirinya. Tetapi pejabat bank ingin langsung bertemu dengan dirinya dan memastikan situasi hotel aman. “Lingkungan hotel cukup steril Pak, pejabat bank mencoba meyakinkan.” Atau ini sebuah tehnik kamuflase, karena bisa saja ada pesan berikutnya yang menyusul, apakah melalui sms? Pesan lewat secarik kertas yang disampaikan waiters, atau ada orang suruhan lain.

Memang di negara antah berantah dewasa ini bertindak harus ekstra hati-hati. Pasukan Pemberantas Korupsi membangun jaringan dimana-mana. Petugas mereka ada dimana-mana. Negara antah berantah ini super kotor sehingga harus anda tindakan ekstra untuk menanganinya. Sudah banyak orang-orang kotor yang tertangkap tangan. Mudah-mudahan pertemuan malam ini berjalan lancar. Pria parlemen melamun sejenak. Ia mencoba memperhatikan hpnya sekilas, ada beberapa sms yang masuk, ada beberapa call tapi dari nomor yang kurang signifikan. “Kok melamun Pak?” waiters datang membawakan minuman dan makanan kecil ……………. “eh nggak ……… paling-paling ngelamunin kamu” … “ahh Bapak bisa aja, silakan Pak” …… “ya ya terima kasih.”

Pria parlemen masih menanti, pejabat bank sentral belum juga muncul. Sekilas ia menoleh ke Rolex dipergelangan tangannya, waktu telah menunjukkan pukul 23.11. Udara terasa dingin, diperparah dengan dinginnya AC. Sekonyong-konyong munculah sang pejabat bank sentral.

“Halo Pak maaf lama menunggu” pejabat bank sentral menyapa.
“oh nggak apa-apa khan janjinya memang jam 11, ini baru lebih beberapa menit, silakan duduk.”
“Iya Pak ……… kami sangat berterima kasih atas dukungan Bapak dan anggota dewan yang lain untuk memuluskan usulan kita waktu itu.”
“ oh tentu …. tentu ………. Itu menjadi bagian tugas dan tanggung jawab kita juga, kami ingin bank sentral memiliki kemandirian sehingga mampu menjalankan tugasnya secara optimal, saya kira itu wajar saja”
“Kami paham Pak, Bapak-bapak sekalian sudah bekerja sangat keras untuk menggoalkan masalah tersebut.”
“Kami lakukan yang terbaik …….. tetapi proses itu memang cukup melelahkan bahkan pada awalnya cukup sulit meyakinkan beberapa anggota yang lain, mereka bertahan dengan keras terhadap beberapa usulan yang dianggao kontroversi, sehingga harus ada upaya-upaya ekstra untuk meyakinkannya.”
“Paham Pak … kami sangat paham.”

"oh ya bagaimana dengan diskusi kita saat terakhir kemarin?"
"sudah tidak masalah Pak, secara internal sudah disiapkan"

Sang Pria Parlemen agak sedikit waswas melihat Pejabat Bank Sentral datang tanpa membawa apapun dan tanpa sinyal tertentu. Namun, melihat kekuatiran itu Pejabat Bank Sentral paham dan segera merespon.

"Pak sudah kita siapkan, hanya saja tehnis pemberian tanda terima kasih tersebut baru diberikan dua hari lagi"
"kok bisa ya?" pria parlemen tampak gusar.

"ya Pak demi keamanan kita bersama, rencananya utusan kami akan memberikannya pada pagi lusa sekitar jam 05.15 subuh di wilayah selatan (menyebut nama suatu tempat) dan mohon utusan Bapak sudah stanby ditempat sejak pukul 05.00. Utusan kami akan berpakaian olahraga. Bagaimana Pak"

"ok .......... ok siap ... siap ......... akan kami siapkan penerimanya disana"

Suasana kemudian senyap sampai kemudian waiters datang menanyakan pesanan si Pejabat Bank

DICARI APARTEMEN DI BANDUNG

Dicari Apartemen di Bandung 2-3 kamar harga maksimal Rp.300 juta.

RUMAH DI CIMAHI-BANDUNG

Dijual Rumah luas tanah 120 m2, bangunan 80 m2 di Komplek Koprima Jl. Pasantren Cimahi Bandung.

PESAN SEORANG AYAH KEPADA ANAKNYA






Wahai anak ku …
Hidup ini adalah sebuah perjalanan ….
Untuk mengarunginya diperlukan bekal ……..
Diperlukan kekuatan, keberanian dan kecerdasan ……

Engkau hanya bisa bersandar kepada Tuhan dan dirimu sendiri …
Bahkan orang tua-mu pun hanya dapat memberi bekal diawal …
Mengantar diujung jalan dan secara perlahan memandang engkau berjalan ….
Menyusuri tapak demi tapak kehidupanmu lebih lanjut …
Tentu kami-pun mengiringi engkau dengan doa dan pengharapan …
Setelah itu engkaulah yang menjadi nakhoda hidupmu ….

Anak ku … jalan yang engkau tempuh masihlah jauh ….
Percayakanlah dirimu kepada Tuhan-mu dan kedua tangan-mu …
Janganlah pernah bersandar kepada yang lain …..
Hanya Tuhan-mu dan dirimulah yang melindungimu ….

Saat engkau tertawa mungkin banyak yang masih bersamamu …
Saat engkau berduka entah siap yang masih setia denganmu …
Janganlah engkau bersedih saat diabaikan atau dinistakan ….
Jangan pula engkau terlena dengan pujian …
Itu semua adalah bayangan dan tipuan …….
Realitas ada pada dirimu …putraku
Realitas itulah inti kehidupan …

Engkau memiliki pikiran dan hati …
Engkau memiliki tangan dan kaki …
Itulah kekuatan utamamu …
Dengannya engkau memiliki potensi kecerdasan,
Bekal ketangguhan mental …..
Dan kekuatan fisik ….
Itulah modal dasar engkau mengarungi hidup …..

Hidup ini terkadang cukup kejam namun juga indah ….
Hidup ini terkadang merupakan jurang kesulitan …
Namun juga merupakan lembah kemudahan …..
Dibalik itu semua ada bukit prestasi dan gunung kesuksesan …
Itu hanya bisa engkau capai dengan perjuangan …
Perjuangan dengan modal kedua tangganmu …
Dan atas ridha Tuhan-mu ….

Berjalanlah anakku dengan iman sebagai payungmu …
Berjalanlah dengan keteguhan sebagai perisaimu ,,
Berjalanlah anakku dengan semangat sebagai pendorongmu …

Berjalanlah jangan pernah berhenti ….
Sekuat apapun rintangan … engkau tetap harus berjalan kedepan …
Jangan pernah mundur …
bahkan menoleh ke belakang pun jangan engkau lakukan ….

Pilihan hidupmu adalah maju atau bertahan ………
Bertahan engkau lakukan sebagai jeda untuk memulai lagi langkah maju …..
Selalulah bergerak kedepan putraku …

Hidupmu senantiasa ada dalam lingkaran belajar dan berjuang ….
Hanya kepada Tuhan dan diri-mu sendirilah engkau dapat bersandar …
Jadikanlah sabar dan salat sebagai kekuatanmu ...
Dan bertekadlah engkau untuk menjadi pemenang kehidupan …

Senin, 07 Juli 2008

DIALOG ANTARA 2 CALON PRESIDEN

Terkisahlah disebuah negeri antah berantah. Konon negeri ini pada tahun depan akan melangsungkan Pemilihan Presiden. Sejak jauh-jauh hari sebelumnya para kandidat telah mulai mempersiapkan, mulai tebar pesona, mulai bermurah hati membagi-bagi rejeki, mulai tampang wajah diberbagai dibaliho sana-sini.

Diantara sejumlah kandidat, munculah 2 nama yaitu ALIBABA (A) dan BABA-ALI (B). Kedua calon ini memiliki modal yang kuat, jaringan yang luas dan pengalaman yang cukup meyakinkan. Pada suatu kesempatan digelarlah dialog terbuka diantara kedua calon tersebut. Setelah melalui basa-basi pembukaan, dilangsungkanlah dialog interaktif diantara keduanya.

ALIBABA (A) : Saya cukup senang bertemu Tuan Baba-Ali (B) dalam kesempatan yang berbahagia ini. Tapi ngomong-ngomong kok yakin sekali dengan upaya pemberantasan korupsi yang menjadi program utamanya, apa itu tidak terlalu berlebihan?

BABA-ALI (B) : Terima kasih Tuan A, saya juga sangat berbahagia ketemu anda. Korupsi tentu menjadi isu utama dinegeri kita, ibarat kanker ia telah menggerogoti seluruh sistem tubuh kita. Apa anda tidak menyadari bahwa korupsi itu sangat berbahaya sehingga anda cenderung mengabaikannya?

A (kaget!!) : Oh tentu saya sangat concern dengan pemberantasan korupsi, tapi bagaimana dengan kasus anda selama ini yang juga tengah disidik berkaitan dengan masalah korupsi?

B (tersenyum simpul) : ho ho saya kira kita harus menganut asas praduga tidak bersalah, bukankah saya belum terindikasi masalah tersebut, justru saya orang yang sangat anti korupsi, bahkan saya agak bertanya-tanya dengan kasus anda sendiri yang juga berkaitan dengan masalah tersebut?

A : ya ya saya menghargai posisi anda, walaupun dalam program utama saya tidak menyebutkan secara eksplisit tentang pemberantasan korupsi, namun itu menjadi bagian yang penting dari program penegakan pemerintah yang bersih dan berwibawa yang saya canangkan.

B : Jadi sebetulnya kita sama-sama concern terhadap pemberantasan korupsi.

A : Ya, anda sangat tepat, kita berdua sebetulnya sangat anti korupsi.

Gdrebak gededbuk krek krokklkasdesm traktrekka ha hu hahuhuhuh hooooi tiba-tiba suara gaduh. Serombongan orang dengan seragam, topi dan rompi dengan tulisan PASUKAN PEMBERANTAS KORUPSI (PPK) masuk mendesak dan mengatakan kedua orang tersebut ditangkap karena sebelumnya telah bertemu disebuah rumah dan menerima 2 tas penuh uang dari seorang tukang suap.

PPK : anda berdua ditangkap, kami telah menguntit anda sebelumnya dan menemukan 2 tas penuh uang didalam mobil anda berdua, anda telah menerima uang tersebut dari tukang suap yang sudah kami curigai selama ini.

Penonton : huhuhuuuiiiiiiiiiiii....

PERTOBATAN



Malam telah merengkuh sepenggalan pagi, waktu telah menunjukkan hampir jam 3 subuh.Sumi masih belum bisa melelapkan matanya. Masih terngiang ditelinganya semprotan Mami pada sekitar jam 23.00 malam "kamu sekarang telah menjadi beban Sumi ..... coba sudah seminggu ini tidak ada satu pelanggan pun yang menghampirimu, sementara kamu enak-enakan saja tidur, makan ........... aku semua yang harus menanggung kebutuhanmu." Padahal Sumi teringat hampir sebagian besar penghasilannya diberikan ke Mami, belum lagi ia diharuskan melunasi kewajibannya sebesar sepuluh juta ke Mami. "Ya Tuhan malang benar nasibku ini" Sumi tersentak ia menyebut nama Tuhan. Sudah berapa lama ia tidak menyebutkan nama itu. Sudah berapa lama bibirnya tidak bergetar dalam nama Tuhan. "Masihkah aku dianggap hambanya?" Sumi bergumam. Sumi pun pernah mendengar kutbah seorang ustad dikampungnya, tentang seorang pelacur yang diampuni dosa-dosanya karena pada akhir hayatnya menolong seekor anjing yang hampir mati kehausan. Tidak mungkin dosa seorang pelacur diampuni kata Merry temannya, kita akan menjadi teman syeitan di neraka, mungkin juga kita akan menemani para koruptor di neraka. "Kamu mau pilih menemani koruptor yang mana Sumi?" Merry menggoda, "kalo aku Sumi, akan memilih koruptor yang cakep, cakepan mana ya anggota DPR dengan Jaksa?" Merry nyerocos sambil cekikikan. "Pasti koruptor duitnya banyak ya? ......... tapi apa kalau dineraka apa kita masih perlu duit .... untuk apa? mau beli apa? mau beli emas? .............. kalo di kampungku yang jual emas banyaknya Pak Haji ......... Pak Haji tempatnya khan di surga .............. jadi mau beli emas ke siapa ya?" Merry masih terus berbicara kayak knalpot bocor. "Merry .... Merry ada tamu ....." Mami berteriak dari depan ..... "daag Sumi sayang, ....... nanti kita ngobrol lagi ya ......... mudah-mudahan yang datang si toke kayu gendut yang royal itu" Merry berharap sambil meninggalkan Sumi. "brug bragg" kedengaran pintu dibanting, Merry balik lagi sambil nyerocos "sontoloyo, ternyata yang datang tukang kredit .............. Mami sembrono tidak cek dulu.

"Eh Sumi kalo di neraka nggak ada Pak Haji, kita beli emas di siapa ya?"
"Entahlan Mer, aku pun nggak tahu, emangnya kamu yakin di neraka nggak ada Pak Haji, bagaimana dengan Haji Bidin yang sering kemari ....... kira-kira dia masuk surga atau neraka ya Mer."
"Sumi ..... Sumi ... kamu tuh gimana sih ........ kalo para Haji itu khan dosanya sudah diampuni ........ itu kata seorang Kiyai dikampungku lho. Makanya kita kumpulin duit yang banyak untuk bekal Haji .......... mudah-mudah ditanah suci sono dosa kita diampuni."

Sumi diam tercenung. Terbayang dia wajah Haji Bidin ..............pantaskah orang itu ada di surga? ..... Sumi kaget karena tiba-tiba kepalanya terantuk dinding tembok disampingnya. Ternyata ia mulai mengantuk, namun sayup-sayup ia mendengar sesorang melantunkan ayat suci. Apakah ada orang yang masih membaca kitab suci ditempat sekotor ini? Suara itu terdengar sangat perlahan seperti tertahan dan berupaya disembunyikan agar tidak terdengar orang lain.

Ia mencoba menyimak bacaan tersebut yang dirasakannya sangat akrab ditelinganya saat ia masih tinggal bersama orang tua di kampung. Matanya sedikit mengantuk. Ia melihat jam telahmenunjukkan pukul 03.42. Pikirannya sambil melamun membayangkan obrolan dengan Merry tadi malam. Merry wanita cantik, sexy dan primadona banyak laki-laki. Ia bahkan telah diminta oleh seorang pejabat dari instansi yang terpandang untuk menjadi istri gelapnya, disediakan rumah dan mobil. Tetapi Merry menolak. "Aku lebih bebas disini Sum..... toch kalo masalah duit aku juga tiap bulan dikiriminya. Belum lagi si toke kayu gendut itu ........ kamu tahu khan orangnya sangat royal. Kalo aku jadi simpanan si pejabat itu ............. aku khan nggak bisa dengan yang lain lagi .................. bebas Sum bebas Sum ................ lebih bebas disini."
(bersambung)

FAST TRACK

Fast Track adalah suatu sistem dan pendekatan untuk memilih orang-orang berbakat (talented people) didalam suatu perusahaan atau organisasi. Terminologi Fast Track sendiri merupakan singkatan dari Facility to Select Talent by Track Record. Selain itu Fast Track juga dapat berarti jalur cepat, dimana para talented people dapat berkembang karirnya secara lebih cepat dan organisasi atau perusahaan dapat segera memanfaatkan talentanya. Fast Track ini telah mulai diterapkan oleh Telkom.

Manfaat Fast Track sebagai berikut :

1. Memberikan suatu sistem pengelolaan karir yang transparan bagi karyawan, manajemen dan pengelola SDM.
2. Memberi akses bagi karyawan untuk memilih jalur karirnya.
3. Memberi akses bagi manajer lini untuk menentukan kader-kadernya.
4. Adanya sistem seleksi karir yang objektif.
5. Dapat berperan sebagai umpan balik bagi sistem pengelolaan SDM (kebijakan, aturan, Distinct Job Manual (DJM) termasuk job analysis, sistem pengelolaan informasi SDM, dsbnya.

CONFERENCE INFORMATION

ASET Annual Conference 2008 – Conference Brochure
Please find attached the Conference Brochure for the UK ’s annual Placement and Employability Professionals’ Conference, being held in Plymouth between 2-4 September.

This includes a full programme, workshop timetable with abstracts for all sessions, travel information and other details about the venue, dining and social trips.

For more general details on the Conference please see: www.asetonline.org/conf
A booking form is attached, while places can also be booked at: www.asetonline.org/conf.htm#booking

Health and Safety for Placements Guidance – Consultation Event

Tuesday 15 July – Acland Meeting Room B, Regent’s College Conference Centre, Regent’s Park, London (11am-3pm)

A working party with representatives from ASET, UCEA and USHA are currently revising the official UUK recommended 'Health and Safety Guidance for the Placement of HE Students’. This event is designed to ensure the purpose and process of this work is transparent and that ASET is accountable for its mandate of representing all UK placement professionals. ASET's representatives on the working party will outline and explain the ethos of the new guidance and the expected implications on procedure and practice, as well as collecting comments and feedback and answering questions on it.

There are still places at this event. A booking form is attached.

WACE's 16th World Conference on Cooperative Education and Work Integrated Learning
23-26 June 2009 Sheraton Vancouver Wall Centre, Vancouver , Canada
Please find attached the Call for Abstracts for the biennial WACE Conference. These can be submitted between 15 September and 15 December 2008. The Call for Abstracts outline and Abstract Submission Form, as well as other information about the event, can be found at: www.waceinc.org

ASET
The Work-Based and Placement Learning Association
Department for Innovation, Universities and Skills (DIUS)
W11, 1 Moorfoot
Sheffield
S1 4PQ

Tel: 0114 2212902
Fax: 0114 2212903

Email: aset@asetonline.org
Web: www.asetonline.org

BEBERAPA PELUANG KERJASAMA

Banyak mereka yang memiliki keahlian tertentu, namun waktunya terbatas, atau kebalikannya. Banyak yang memiliki modal, namun waktu atau keahliannya terbatas. Banyak yang menguasai informasi suatu wilayah disisi lain ada investor yang ingin masuk ke wilayah tersebut namun pengetahuannya terbatas, mengapa semua orang ini tidak bekerjasama? Beberapa peluang kerjasama :

1. Konsultan Pendidikan.
2. Konsultasi Investasi (seperti investor yang ingin masuk ke suatu wilayah).
3. Konsultan Ketenagakerjaan.
4. dsb-nya.

Bagi anda yang memiliki kemampuan tertentu tetapi tidak memiliki kemampuan lainnya mengapa tidak berkerja sama? Jadikan forum ini untuk anda saling bertukar informasi, siapa tahu nanti bisa bekerjasama.

CPNS 2008 DEPARTEMEN KEUANGAN

Departemen Keuangan akan membuka penerimaan CPNS 2008. 1. Pendaftaran dilaksanakan secara online melalui Portal Departemen Keuangan www.depkeu.go. id mulai tanggal 30 Juni 2008 Pukul 00.00 WIB sampai dengan tanggal 6 Juli 2008 Pukul 24.00 WIB; 2. Pelamar yang telah melakukan pendaftaran secara online akan memperoleh Nomor Registrasi; 3.Pelamar wajib mencetak formulir pendaftaran secara online (setelah memperoleh Nomor Registrasi), membubuhi pas photo berwarna terbaru ukuran 4x6 cm dan menandatanganinya sebagai salah satu syarat pendaftaran ulang (pengambilan Tanda Peserta Ujian); 4. Pengumuman tempat dan waktu Daftar Ulang dilaksanakan pada tanggal 11 Juli 2008 melalui portal Departemen Keuangan www.depkeu.go. id; Informasi lebih lanjut mengenai Penyaringan/ Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil ini dapat dilihat melalui portal Departemen Keuangan www.depkeu.go. id. untuk info klik http://www.depkeu. go.id/ind/ Data/Berita/ pengumuman_ ppns_2008. htm